Postingan

Najis kah bulu hewan yg halal di makan ketika di cabut sedang kan hewan nya hidup ?

Gambar
Najis kah bulu hewan yg halal di makan ketika di cabut sedang kan hewan nya hidup ? (سُئِلَ) عَنْ شَعْرِ الْمَأْكُولِ الْمُنَتَّفِ الطَّالِعِ بِأُصُولِهِ فِي الْجِلْدِ فِي حَالِ حَيَاتِهِ هَلْ يُحْكَمُ بِنَجَاسَتِهِ أَمْ لَا؟ (Imam Ar-romli) ditanya tentang bulu hewan yang halal dimakan, yang dicabut sampai ke akar-akarnya dari kulit saat hewan tersebut masih hidup. Apakah bulu tersebut dihukumi najis atau tidak? (فَأَجَابَ) بِأَنَّ شَعْرَ الْمَأْكُولِ طَاهِرٌ (Beliau menjawab) bahwa bulu hewan yang halal dimakan adalah suci.   فَإِنْ انْفَصَلَ أَصْلُهُ مَعَ شَيْءٍ مِمَّا نَبَتَ فِيهِ مِنْ الْجِلْدِ، وَفِيهِ رُطُوبَةٌ فَهُوَ مُتَنَجِّسٌ يَطْهُرُ بِغُسْلِهِ،  Namun, jika bagian akarnya terpisah bersama dengan sedikit kulit tempatnya tumbuh dan di sana terdapat kelembapan (basah/lendir), maka hukumnya terkena najis (mutanajjis) yang bisa suci kembali dengan cara dicuci. وَلَا يُشْكِلُ هَذَا عَلَى قَوْلِهِمْ لَوْ قَطَعَ عُضْوًا مِنْ مَأْكُولٍ حَالَ حَيَاتِهِ وَعَ...

Kisah Seorang Syekh yang Mati Menyembah Setan

Gambar
Kisah Seorang Syekh yang Mati Menyembah Setan Kisah Syekh Barseso bukanlah hal yang baru di kalangan santri, bahkan kisah tersebut cukuplah masyhur dikarenakan para kiai serta guru di pondok pesantren senantiasa menceritakan kisah hikmah tersebut untuk menjadi pelajaran bagi para santri. Kisah tersebut menyimpan sarat hikmah yang begitu dalam, menceritakan seorang ahli ibadah yang mengakhiri hidupnya dengan kondisi murtad su’ul khotimah. Adapun kisah tersebut pertama kali diceritakan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu dan diceritakan kembali oleh Imam Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H) dalam kitab Tanbihul Ghafilin. Selain itu, kisah ini juga dinukil dari perkataan Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu. Beliau berkata: “Hati-hatilah kamu dari khamar, sebab ia induk dari dosa-dosa yang keji.” Dikisahkan hiduplah seorang ahli ibadah bernama Syekh Barseso pada suatu masa. Beliau memiliki suatu keistimewaan yang tidak dimiliki oleh kebanyakan orang. Ia adalah sosok alim ulama yang tekun b...

KISAH SYEKH ASH SHANHAJI MEMBUANG KITAB JURUMIYAH KE LAUT

Gambar
KISAH SYEKH ASH SHANHAJI MEMBUANG KITAB JURUMIYAH KE LAUT .Sayyid Ahmad Zaini Dahlan dalam kitab Mukhtashar Jiddan yang merupakan syarah dari kitab al-Ajurumiyah mengatakan: Dikisahkan bahwa Syeikh ash-Shanhaji menulis kitab matan ini di hadapan Ka’bah. Dikisahkan pula, bahwa ketika Syeikh ash-Shanhaji selesai menyusun kitab Jurumiyah, beliau lantas pergi ke laut dan melemparkan karyanya tersebut ke laut seraya berkata: "jika kitab tersebut ikhlas (disusun) karena Allah Ta'ala, maka tidak akan basah." Dan ternyata benar, kitab tersebut masih utuh tidak basah dan tidak rusak. Hingga akhirnya sampai saat ini juga kitab karya beliau tersebut masih bisa kita baca dan kita pelajari. حكي أنه ألف هذا المتن تجاه البيت الشريف وحكي أيضا انه لما الفه ألقاه في البحر وقال: ان كان خالصا لوجه الله تعالى فلا يبل، وكان الأمر كذلك. اه‍ من حاشية الحامدي على الكفراوي

5 LUKA BATIN SUAMI YANG TAK AKAN SEMBUH SAMPAI MATI.

Gambar
5 LUKA BATIN SUAMI YANG TAK AKAN SEMBUH SAMPAI MATI.  Dalam perjalanan rumah tangga, seorang suami sering menanggung beban yang tidak terlihat oleh mata, tetapi terasa begitu berat di hati.  Foto ini menggambarkan betapa dalamnya luka batin yang dialami seorang lelaki ketika kasih sayang dan penghormatan mulai pudar.  Duduk termenung dengan kepala di tangan, ia seolah membawa cerita tentang kesunyian, kekecewaan, dan kehilangan yang tidak pernah diungkapkan.  Luka batin itu bukan sekadar rasa sakit sesaat, tetapi akan terus hidup dalam jiwa, bahkan hingga akhir hayat. Ada lima luka batin utama yang sering dialami seorang suami:  1. Tidak dihargai atas usaha dan pengorbanan - ketika kerja kerasnya demi keluarga dianggap biasa tanpa ucapan terima kasih.  2. Pengkhianatan kepercayaan - janji yang diingkari atau kesetiaan yang dikhianati meninggalkan luka yang sukar sembuh  3. Merasa sendirian dalam perkahwinan - walaupun hidup bersama, hatinya...

BACA AYAT DAN DO'A INI SAAT TABURKAN TANAH 3 KALI KE MAKAM.

Gambar
BACA AYAT DAN DO'A INI SAAT TABURKAN TANAH 3 KALI KE MAKAM.  Disunnahkan bagi orang yang berada di pinggir kubur untuk menaburkan tanah tiga kali dengan kedua tangannya,  Pada taburan tanah yang pertama membaca: مِنْهَا خَلَقْنَاكُمْ Dan ditambah doa: اللهم لقنه عند المسئلة حجته ALLAHUMMA LAQQINHU 'INDAL MAS'ALATI HUJJATAHU Pada taburan tanah yang kedua membaca: وَ فِيْهَا نُعِيْدُكُمْ.  Ditambah doa: اللهم افتح ابواب السماء لروحه  ALLAHUMMA IFTAH ABWABAS SAMA'I LI RUUHIHI Kemudian pada taburan tanah yang terakhir membaca:  وَ مِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً اُخْرٰى Ditambah doa: اللهم جاف الأرض عن جنبيه  ALLAHUMMA JAFIL ARDHO 'AN JANBAIHI 📚 I'anatut Thalibin, juz:2 hal:119

NASEHAT UNTUK PENGANTIN.

Gambar
NASEHAT UNTUK PENGANTIN.  بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Alhamdulillah, pada hari yang berbahagia ini, kita menyaksikan bersatunya dua insan dalam ikatan pernikahan yang suci. Pernikahan bukan hanya menyatukan dua hati, tetapi juga merupakan ibadah yang agung dan amanah yang besar di hadapan Allah SWT. Allah Ta'ala berfirman:  وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.” (QS. Ar-Rum: 21) Kepada kedua mempelai, ada beberapa pesan yang perlu dijaga dalam kehidupan rumah tangga: 1. Jadikan takwa sebagai fondasi keluarga. Rumah tangga yang dibangun di atas ketakwaan akan lebih mudah menghadapi berbagai ujian dan cobaan. 2. Peliharalah shalat dan ketaatan kepada Allah.Kebahagiaan rumah tangga t...

AMALAN NABI KHIDIR AGAR SELAMAT DARI DICABUTNYA IMAN

Gambar
AMALAN NABI KHIDIR AGAR SELAMAT DARI DICABUTNYA IMAN (Faidah) Syeikh Abdul Wahhab Sya'rani ra. menuturkan didalam Kitabnya yang bernama Addilalah 'Alallah 'Azza wa jalla Dari Sayidina Abil 'Abbas Al-khodhiri (Nabi Khidhir) beliau juga mengambil dari para Nabi-nabi. bahwa Nabi Khidir bertanya kepada 24.000 Nabi perihal amalan apa yang bisa menyelamatkan seorang hamba dari hilangnya iman, tetapi tidak satupun dari para Nabi yang bisa menjawabnya, hingga saya berjumpa dengan Nabi Muhammad Saw, maka saya bertanya kepada Beliau tentang hal itu. Nabi Muhammad.Saw menjawab:  "Tunggu sampai aku bertanya kepada malaikat Jibril 'alahis salam, Maka Nabi bertanya kepada malaikat Jibril, malaikat Jibril pun menjawab: "Tunggu, sampai aku bertanya kepada Allah, maka malaikat Jibril bertanya kepada Allah, Kemudian Allah berfirman: "Barang siapa yang istiqomah (rutin) membaca: 1. Ayat Kursi 2. Ayat آمَنَ الرسول sampai akhir surat, 3. Surat Ali Imran Ayat 18-19 ﺷَﻬِﺪَ ...