Postingan

6 Akibat Z!na, 3 di Dunia dan 3 di Akhirat

Gambar
6 Akibat Z!na, 3 di Dunia dan 3 di Akhirat  عن حذيفة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال إياكم والزنا فإن فيه ست خصال، ثلاث في الدنيا وثلاث في الآخرة  Dari Hudzaifah semoga Allah meridhainya, Bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallama bersabda:  Takutlah kalian semua terhadap z!na, sebab di dalamnya ada 6 perkara. Tiga di dunia dan tiga lainnya di akhirat. فأما اللواتي في الدنيا فإنه يذهب البهاء ويورث الفقر وينقص العمر Adapun tiga perkara di dunia adalah: 1. Menghilangkan cahaya wajah. 2. Menyebabkan fakir. 3. Mengurangi umur. وأما اللواتي في الآخرة فإنه يورث سخط الرب سوء الحساب والخلود في النار  Sedangkan tiga perkara di akhirat adalah: 1. Menyebabkan murka Allah. 2. Bur*knya hisab. 3. Kekal di dalam neraka. 📚 Majalisus Saniyah, hal:78

Kisah "Langkah Kaki Bilal yang Terdengar di Surga"

Gambar
Kisah nyata ini menceritakan tentang Bilal bin Rabah RA, seorang mantan budak berkulit hitam asal Abisinia (Etiopia) yang status sosialnya sempat dihinakan oleh kaum Quraisy, namun derajat spiritualnya diangkat begitu tinggi oleh Allah SWT di alam gaib  Keteguhan Iman di Bawah Bara Api. Sebelum mencapai kedudukan spritual yang tinggi, Bilal adalah simbol keteguhan iman yang luar biasa. Saat memeluk Islam, ia disiksa oleh majikannya, Umayyah bin Khalaf, di tengah padang pasir Makkah yang membakar. Tubuhnya yang telanjang ditindih dengan batu hitam yang sangat besar dan panas.Di tengah siksaan yang nyaris mencabut nyawanya, dari bibir Bilal yang pecah-pecah tidak keluar keluhan, melainkan sebuah kalimat tauhid misterius yang menggetarkan hati: "Ahad... Ahad..." (Allah Yang Maha Esa). Keteguhan iman inilah yang mendasari setiap amal shaleh yang ia lakukan setelah dimerdekakan oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Misteri Bunyi Terompah saat Isra Mi'raj Puncak keajaiban ...

SEBUAH KISAH YANG MEMBUAT ABU BAKAR & UMAR CEMBURU...

Gambar
Pernahkah Anda mendengar tentang seorang pemuda yang ketika wafatnya, Rasulullahﷺ sendiri yang turun ke dalam liang lahatnya, sementara Abu Bakar dan Umar hanya bisa berdiri di atas sambil menangis iri? Bukan iri karena benci, tapi iri karena kemuliaan yang ia dapatkan. Ini adalah kisah tentang Abdullah Zul-Bijadain, Sang Pemilik Dua Kain Kasar. Di masa awal Islam, ada seorang pemuda yatim kaya raya bernama Abdul Uzza. Ia hidup bergelimang harta di bawah asuhan pamannya yang sangat mencintainya. Namun, begitu cahaya Islam masuk ke hatinya,segalanya berubah. Saat ia meminta izin untuk memeluk Islam, pamannya murka: "Jika kau mengikuti Muhammad, aku akan mengambil kembali semua harta yang kuberikan padamu, bahkan pakaian yang melekat di tubuhmu!" Tanpa ragu, pemuda ini melepas semua kemewahannya. Ia menyerahkan hartanya, bahkan jubah mahalnya. Ia pulang ke ibunya hanya dengan tubuh tanpa kain, lalu memotong selembar kain kasar (Bijaad) menjadi dua: satu untuk sarung, satu untuk...

ULAMA YANG MENUTUPI AIB ORANG LAIN

Gambar
Kisah seorang ulama besar bernama Ahmad bin Mahdi yang memberikan pelajaran . tentang kasih sayang, pengorbanan, dan pentingnya menjaga kehormatan sesama manusia. Suatu hari, datanglah seorang perempuan dengan hati yang penuh kegelisahan. Ia sedang mengandung akibat perbuatan yang salah dan sangat takut menghadapi pandangan masyarakat. Pada masa itu, kehamilan di luar nikah dianggap sebagai aib besar yang dapat menghancurkan kehormatan seseorang dan keluarganya. Melihat kesedihan yang begitu mendalam, Ahmad bin Mahdi tidak memilih untuk mencela, mempermalukan, atau menghakiminya. Sebaliknya, beliau menunjukkan akhlak yang luar biasa. Demi melindungi perempuan tersebut dari cemoohan dan rasa malu yang berkepanjangan, beliau menyatakan kepada masyarakat bahwa perempuan itu adalah istrinya dan dirinya bertanggung jawab atas kehamilan tersebut. Tindakan itu membuat Ahmad bin Mahdi harus menanggung tuduhan dan pandangan buruk yang sebenarnya bukan kesalahannya. Namun beliau rela...

Terdapat 12 amalan utama di hari Asyura (10 Muharram) yang disebutkan dalam kitab Kanzun Najah was Surur.

Gambar
Terdapat 12 amalan utama di hari Asyura (10 Muharram) yang disebutkan dalam kitab Kanzun Najah was Surur. فِى يوْمِ عَاشُوْرَاءَ عَشْرٌ تَتَّصِلْ # بِهَا اثْنَتَانِ وَلهَاَ فَضْلٌ نُقِلْ صُمْ صَلِّ صَلْ زُرْ عَالمِاً عُدْ وَاكْتَحِلْ # رَأْسُ الْيَتِيْمِ امْسَحْ تَصَدَّقْ وَاغْتَسِلْ وَسِّعْ عَلَى اْلعِيَالِ قَلِّمْ ظُفْرَا # وَسُوْرَةَ الْاِخْلاَصِ قُلْ اَلْفَا تَصِلْ 1. Berpuasa; 2. Shalat sunnah 3. Bersilaturahmi 4. Berziarah kepada para ulama 5. Menjenguk orang sakit 6. Bercelak 7. Mengusap kepala anak yatim 8. Bersedekah 9. Mandi sunnah 10. Menambah nafkah keluarga (memberikan kelonggaran belanja untuk keluarga) 11. Memotong kuku 12. Membaca surat Al-Ikhlas 1000 kali. 📚 Kanzun Najah Was-Surur, Hal:24

Pengantin yang Dimandikan Malaikat Sebelum Dikuburkan

Gambar
Pengantin yang Dimandikan Malaikat Sebelum Dikuburkan Tahukah Anda... siapakah sahabat Nabi ﷺ yang belum sempat mandi junub setelah malam pernikahannya, tetapi justru dimandikan langsung oleh para malaikat? Kisah ini begitu mengharukan. Karena ia hanya menikmati kebahagiaan sebagai pengantin selama satu malam.Keesokan harinya, ia berangkat ke medan perang. Dan pulang dalam keadaan syahid. Namanya kemudian dikenang sepanjang sejarah dengan gelar yang sangat mulia: Ghasilul Malaikah Orang yang dimandikan oleh malaikat. Siapakah dia? Dialah Hanzhalah bin Abi Amir RA.Salah seorang sahabat Rasulullah ﷺ yang kisahnya membuat hati bergetar hingga hari ini. Mari kita kembali ke Kota Madinah pada tahun ketiga hijrah. Saat itu suasana Madinah dipenuhi kebahagiaan.Hanzhalah RA baru saja menikah dengan istrinya, Jamilah binti Abdullah RA. Malam itu adalah malam pertama mereka sebagai suami istri.Malam yang seharusnya menjadi awal kehidupan rumah tangga yang panjang. Namun Allah SWT tel...

Lima Kemuliaan Bagi Orang yang Menjaga Shalat

Gambar
Lima Kemuliaan Bagi Orang yang Menjaga Shalat  قال بعضهم ورد في حديث من حافظ على الصلاة اكرمه الله بخمس خصال: يرفع عنه ضيق العيش وعذاب القبر ويعطيه الله كتابه بيمينه ويمر على الصراط كالبرق ويدخل الجنة بغير حساب. Sebagian Ulama' mengatakan: Terdapat dalam hadits, Barangsiapa menjaga shalat, niscaya Allah akan memuliakannya dengan lima perkara, yaitu: 1.  Allah akan menghilangkan kesempitan hidupnya. 2. Allah akan menghilangkan s!ksa kubur darinya. 3. Allah akan memberikan buku catatan amalnya dengan diterima dengan tangan kanan. 4. Dia akan melewati Shirath bagaikan kilat. 5. Masuk surga tanpa hisab. 📚 Irsyadul Ibad, hal:12