Postingan

AMALAN DARI NABI KHIDIR AGAR SELAMAT DARI DICABUTNYA IMAN

Gambar
AMALAN DARI NABI KHIDIR AGAR SELAMAT DARI DICABUTNYA IMAN Amalan ini disebutkan oleh Syekh Abdul Wahhab Sya'rani Ra. didalam Kitabnya yang bernama Addilalah 'Alallah 'Azza wa jalla Dari Sayyidina Abil 'Abbas Al-khidhir (Nabi Khidhir) beliau juga mengambil dari para Nabi-nabi. Dikisahkan, bahwa Nabi Khidir bertanya kepada 24.000 Nabi tentang amalan apa yang bisa menyelamatkan seorang hamba dari hilangnya iman, tetapi tidak satupun dari para Nabi yang bisa menjawabnya, hingga saya berjumpa dengan Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam, maka saya bertanya kepada Beliau tentang hal itu. Nabi Muhammad menjawab:  "Tunggu sampai aku bertanya kepada Malaikat Jibril 'alahis salam, Maka Nabi bertanya kepada Malaikat Jibril, Malaikat Jibril pun menjawab: "Tunggu, sampai saya bertanya kepada Allah Ta'ala , Maka malaikat Jibril bertanya kepada Allah Ta'ala, Kemudian Allah berfirman: "Barang siapa yang istiqomah membaca: 1. Ayat Kursi 2. Ayat آمَنَ ا...

HUKUM PUASA BAGI PEKERJA BERAT

Gambar
HUKUM PUASA BAGI PEKERJA BERAT Imam Al-Adzra’i mengemukakan, bahwa:  buruh-buruh tani dan sesamanya, mereka wajib melakukan TABYIT niat berpuasa (berniat puasa di malam hari), lalu jika dari mereka mendapatkan masyagat yang sangat di siang harinya, maka mereka boleh berbuka dan jika tdak, maka tidak boleh berbuka puasa. وأفتى الأذرعي : بأنه يلزم الحصادين أي ونحوهم تبييت النية كل ليلة ثم من لحقه منهم مشقة شديدة أفطر والا فلا. Kitab: Fathul Mu'in

DOA AGAR TIDAK DIINTIP J!N

Gambar
DOA AGAR TIDAK DIINTIP J!N Disunahkan bagi orang yang mandi tel4njang, untuk membaca: بسم الله الذي لا إله إلا هو  Bismillahil ladzi laa ilaaha illa huwa Sebab hal itu bisa menutupi dari penglihatan j!n Kitab: I'anatut Thalibin

MEMBATALKAN PUASA SUNNAH KARENA DISUGUHI MAKANAN SAAT BERTAMU ..?

Gambar
MEMBATALKAN PUASA SUNNAH KARENA DISUGUHI MAKANAN SAAT BERTAMU ..? Disunnahkan bagi seseorang ketika bertamu saat berpuasa sunnah untuk membatalkan puasanya dan memakan hidangan yang disuguhkan oleh tuan rumah, untuk menyenangkan tuan rumah. Dan ini dilakukan bila tuan rumah merasa kecewa jika hidangannya tidak dimakan oleh sang tamu, tetapi jika tuan rumah tidak mengapa bila hidangannya tidak dimakan maka tetap berpuasa itu lebih utama. Dalam kitab Fathul Mu'in disebutkan:  يُنْدَبُ الْأَكْلُ فِي صَوْمِ نَفْلٍ وَلَوْ مُؤَكِّدًا. لِإِرْضَاءِ ذِي الطَّعَامِ بأن شَقَّ عَلَيْهِ إِمْسَاكُهُ وَلَوْ آخِرَ النَّهَارِ لِلْأَمْرِ بِالْفِطْرِ. Disunahkan makan ketika ia sedang berpuasa sunnah sekalipun puasa muakkad, demi melegakan hati orang yang menjamu, bila mempertahankan puasa memberatkan bagi tuan rumah, sekalipun waktu itu telah di akhir siang, karena ada perintah untuk berbuka dari puasa. وَيُتَابُ عَلَى مَا مَضَى وَقَضَى نَدْبًا يَوْمًا مَكَانَهُ. (Sekalipun ia berbuka), ia masih men...

PAHALA MENGHADIRI MAJLIS KEBAIKAN DI BULAN RAMADHAN

Gambar
من حضر مجلسا من مجالس الخير في رمضان كتب الله له بكل قدم عبادة سنة. Barang siapa menghadiri majelis kebaikan di bulan Ramadhan, Allah akan mencatat baginya pahala ibadah selama setahun untuk setiap langkahnya.

KISAH SAYYIDINA UMAR DAN TAUBATNYA SEORANG PEM4BUK

Gambar
KISAH SAYYIDINA UMAR DAN TAUBATNYA SEORANG PEM4BUK  Suatu hari Sayyidina Umar bin Khattab Ra. melewati sebuah jalan di kota Madinah. Di suatu jalan beliau berpapasan dengan seorang pemuda, yang membawa sesuatu di balik pakaiannya. Hai pemuda, apa yang kau bawa di balik pakaianmu ...? Tanya Sayyidina Umar, Sedangkan sesuatu yang dibawa oleh pemuda itu adalah Khomar. Pemuda itu merasa malu ,untuk mengatakan bahwa yang ia bawa adalah "Khomar". Ia lalu berdo'a dalam hati.  "Ya Allah, bila Engkau tidak membuatku malu di depan Umar dan tidak membuka rahasiaku di hadapannya, aku bersumpah tidak akan minum khomar selamanya" kata pemuda tadi dengan hati penuh harapan. Pemuda ini pun lalu berkata: "Wahai Amirul Mukminin, yang kubawa adalah cuka". "Perlihatkan kepadaku agar dapat kulihat "Kata Sayyidina Umar Ra. Pemuda ini lantas mengeluarkan botol dari balik pakaiannya.Ia lalu membukanya di hadapan Sayyidina Umar Ra, Keduanya menyaksikan Cuka yang bers...

KAMI PENYEMBAH KUBURAN, ATAU MEREKA (WAHABI) PENGAGUM ABU JAHAL DAN LAHAB?

Gambar
KAMI PENYEMBAH KUBURAN, ATAU MEREKA (WAHABI) PENGAGUM ABU JAHAL DAN LAHAB? JAWABAN TERHADAP TANGGAPAN USTADZ WAHABI DI BLOG MEREKA, YANG BERJUDUL “Istighaatsah An-Naabighah Al-Ja’diy ?”. SETELAH KAMI MENULIS JAWABAN TERHADAP USTADZ WAHABI, MUSMULYADI LUKMAN DAN FIRANDA, YANG MEMBELA KEBATILAN IBNU TAIMIYAH TENTANG ISTIGHATSAH, JAWABAN KAMI TIDAK MENDAPAT TANGGAPAN, DARI KEDUA USTADZ TERSEBUT. Sepertinya mereka mengakui kebenaran hujjah kami. BELAKANGAN, SEORANG USTADZ WAHABI LAIN, MENULIS DI BLOGNYA DI INTERNET, TANGGAPAN TERHADAP JAWABAN KAMI. SAYANG SEKALI TANGGAPANNYA, HANYA SEPOTONG DAN SECUIL, DARI SEKIAN BANYAK DATA DAN DALIL KEBOLEHAN DAN ANJURAN ISTIGHATSAH YANG KAMI KEMUKAKAN. DAN ITUPUN TANGGAPAN USTADZ WAHABI TADI JUGA BANYAK MENGANDUNG KESALAHAN. BERIKUT TANGGAPAN KAMI, DENGAN FORMAT DIALOG, AGAR MUDAH DIFAHAMI. WAHABI: “Mengapa Anda membela ajaran penyembah kuburan, yang kerjanya beristighatsah dengan para nabi dan wali yang sudah wafat?” SUNNI: “Maaf, komentar Anda menand...