Kalau Maulid Bid'ah, Mengapa Tradisi Ini Dicatat dalam Kitab Ulama Makkah?
Kalau Maulid Bid'ah, Mengapa Tradisi Ini Dicatat dalam Kitab Ulama Makkah? Ada sebagian orang yang begitu mudah melabeli Maulid Nabi ﷺ sebagai “bid‘ah sesat”, seolah-olah tradisi tersebut baru muncul kemarin dan tidak pernah dikenal oleh ulama maupun masyarakat Islam terdahulu. Tetapi sebelum mudah menuduh, buka kitab sejarah dan baca teks Arabnya! Jangan hanya pandai mengatakan: «“Nabi tidak pernah melakukan Maulid.”» Pertanyaannya: apakah setiap bentuk berkumpul untuk membaca sejarah Nabi, bershalawat, berdoa, dan mengungkapkan kegembiraan atas kelahiran beliau otomatis menjadi sesat hanya karena bentuk acaranya tidak dilakukan persis oleh Nabi ﷺ? Lebih menarik lagi, bagaimana jika praktik tersebut ternyata dicatat oleh ulama yang menulis tentang Makkah? 1. Ulama mencatat kebiasaan Maulid di Makkah Dalam al-Mawlid asy-Syarif al-Mu‘azhzham dinukil keterangan: «وجرت العادة بمكة في ليلة الاثنين عشر من ربيع الأول في كل عام أن قاضي مكة الشافعي يتهيأ لزيارة هذا المحل الشريف...