Postingan

HUKUM QADHA SHOLAT UNTUK ORANG YANG SUDAH MENINGGAL

Gambar
Barangsiapa meningg4l dunia dan masih mempunyai tanggungan shalat, maka tidak diwajibkan qadha' dan tidak wajib fidyah. Menurut pendapat segolongan ulama' Mujtahidin, bahwa shalat itu harus diqadha' atas nama may!t, hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan lainnya.  Dari sini, pendapat tersebut lantas dipilih oleh segolongan dari imam-imam kita (mazhab Syafi’i). Qadha' shalat atas may!t pernah dikerjakan oleh Imam As-Subki kepada kerabat-kerabatnya. Imam Ibnu Burhan menukil pendapat Qaul Qadim, bahwa bagi sang wali berkewajiban mengerjakan shalat atas may!t (qadha'), sebagaimana mengqadha' puasanya, jika si may!t meninggalkan harta. Berdasarkan pendapat Asy-Syafi’iyah, dan pendapat ini menjadi pedoman kebanyakan ulama', bahwa bagi sang wali boleh membayar 1 mud untuk fidyah satu shalat. Imam Al-Muhib Ath-Thabari berkata: "Semua ibadah, baik wajib atau sunah yang dikerjakan atas nama may!t, pahalanya bisa sampai kepadanya." ...

OBAT AMPUH DARI AIR HUJAN

Gambar
OBAT AMPUH DARI AIR HUJAN  Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda: "Jibril mengajariku sebuah obat yang tidak butuh pada obat lain dan dokter". Lalu sahabat Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali, bertanya: "Obat apa itu wahai Rasulullah? Sungguh kami membutuhkan obat itu". Nabi Muhammad Saw bersabda : "Ambillah sedikit air hujan dan bacakanlah surat Al-Fatihah, Al-Ikhlash, Al-Falaq, An-Nas, dan ayat Al-Kursi. Masing-masing dibaca sebanyak 70 kali diminum di pagi dan sore hari selama 7 hari". Demi Dzat yg telah mengutusku dengan haq sebagai seorang Nabi, sungguh Jibril telah berkata kepadaku: ”Sesungguhnya, barangsiapa yang minum air tersebut, maka Allah akan menghil4ngkan segala peny4kit dari tubuhnya dan Allah akan menyembuhkan dari semua s4kit dan peny4kit, dan barang siapa yg meminumkan air tersebut kepada istrinya, lalu tidur bersamanya, maka istrinya akan bisa hamil dengan izin Allah. Dan air tersebut juga bisa meny3mbuhkan kedua mata, menghil4ngkan ...

Sayyid Al-Wana'i menuturkan:Dari Sahabat Anas bin Malik Ra. Dari Nabi Saw:

Gambar
Sayyid Al-Wana'i menuturkan: Dari Sahabat Anas bin Malik Ra. Dari Nabi Saw: "Tidaklah seorang muslim yang berpuasa kemudian saat berbuka mengucapkan: يا عظيم يا عظيم أنت إلهي ، لا إله غيرك ، إغفر الذنب العظيم ، فإنه لا يغفر الذنب العظيم الا العظيم. YA 'ADZIMU YA 'ADZIMU ANTA ILAHI, LA ILAHA GHOIRUKA, IGHFIRIDZ DZANBAL ADZIMA , FA'INNAHU LA YAHHFIRUDZ DZANBAL ADZIMA ILLAL 'ADZIMU  melainkan ia keluar dari dos4-dos4nya seperti hari ketika ibunya melahirkannya." Kitab: Kanzun Najah Was-Surur

SHOLAT TARAWIH TERLALU CEPAT

Gambar
SHOLAT TARAWIH TERLALU CEPAT  Hindarilah melaksanakan shalat dengan terlalu cepat seperti yang biasa dilakukan kebanyakan juhalah dalam melakukan shalat tarawih. Karena sangat cepatnya mungkin mereka melewatkan sebagian kewajiban-kewajiban, seperti tidak thuma’ninah di dalam ruku’ dan sujud, dan membaca surat al-Fatihah tidak dengan sebenarnya karena tergesah-gesa. Shalat yang demikian itu tidak dinilai oleh Allah swt sebagai shalat yang berpahala, meskipun mereka tidak dianggap meninggalkan shalat. Orang tersebut ketika salam hatinya bangga karena bisa melaksanakannya secara cepat. Hal itu dan sejenisnya termasuk t!pu day4 set4n yang paling besar kepada orang yang beriman Oleh karena itu jika kalian mengerjakan shalat tarawih dan shalat lainnya, maka harus menyempurnakan berdiri, bacaan, ruku', sujud secara khusyu’, thuma’ninah, dengan memenuhi semua rukun dan adab-adabnya.

KETIKA MELEWATI KUBUR4N, BACALAH DZIKIR INI..!!

Gambar
KETIKA MELEWATI KUBUR4N, BACALAH DZIKIR INI..!! Nabi Muhammad Saw bersabda; اِذا مَرَّ المُؤْمِنُ عَلَى المَقَابِرِ فَقَالَ: لا إلٰهَ إلاَّ الله وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لا يَمُوتُ. بِيَدِهِ الخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ نَوَّر الله تِلْكَ القُبُورَ كُلِّهَا وَغَفَرَ لِقَائِلهَا وَكَتَبَ لَهُ ألْفَ ألْفِ حَسَنَةٍ وَرَفَع لَهُ ألْفَ ألْفِ دَرَجَةٍ وَحَطَّ عَنْهُ ألْفَ ألْفِ سَيِّئَةٍ Apabila seorang mukmin melewati kubur4n lalu ia mengucapkan: لا إلٰهَ إلاَّ الله وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لا يَمُوتُ. بِيَدِهِ الخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariikalahuu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa hayyun laa yamuutu biyadihil khoiru wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir,  maka Allah menerangi seluruh kubur4n itu dan mengampuni pembacanya, menulis baginya sejuta kebaikan, mengangkat baginya sejuta de...

RAMADHANA ATAUKAH RAMADHANI ..??

Gambar
RAMADHANA ATAUKAH RAMADHANI ..?? Dalam lafadz niat puasa yang benar dibaca RAMADHANA ataukah RAMADHANI ? Jawab:  Yang benar dibaca RAMADHANI bukan RAMADHANA, karena lafadz Ramadhani dimudhofkan kepada lafadz setelahnya, yaitu isim isyaroh HADZIHI. Sehingga walaupun itu berupa isim ghoiru munshorif tapi karena dimudhofkan maka tanda jernya bukan dengan fathah tapi dengan kasrah. Di dalam Kitab I’anatuth Thalibin, juz: 2 Hal: 225 disebutkan: يقرأ رمضان بالجر بالكسرة لكونه مضافا إلى ما بعده وهو إسم الإشارة. "RAMADHANI (NI) dibaca jer dengan KASRAH karena dimudhofkan kepada kalimat setelahnya yaitu isim isyarah (HADZIHI)" Dalam Alfiyahnya Imam Ibnu Malik disebutkan: وَجُرَّ بِالْفَتْحَةِ مَا لاَ يَنْصَرِفْ # مَا لَمْ يُضَفْ أَوْ يَكُ بَعْدَ أَلْ رَدِفْ Dan dijerkan dengan fathah isim yang tidak menerima tanwin, selama tidak dimudhafkan atau berada setelah AL yang mengiringinya. Wallahu A'lam