SOLUSI MENGERJAKAN SHALAT DENGAN KHUSYU'
SOLUSI MENGERJAKAN SHALAT
DENGAN KHUSYU'
1.Wudhu sebelum masuk waktu sholat.
2.Kerjakan sholat Rowatib
3.Perbarui taubat saat akan shalat Fardhu
4.Lalu menghadap qiblat (Baca QS.An-Nas)
PENJELASAN
قال الشيخ الدمياطي رحمه الله تعالى في إعانة الطالبين :
Berkata Syaikh Bakri Syata Ad-Dimyati rahimahullah taala didalam kitab Ianatut thalibin:
قال بعض العارفين: ينبغي لمن أراد الصلاة الكاملة أن يستعد لها قبل دخول الوقت بالوضوء، وإذا دخل الوقت صلى السنة الراتبة، لأن العبد ربما تشعب باطنه وتفرق همه - من نحو المخالطة وأمر المعاش - فتحصل له كدورة فإذا قدم السنة زال ذلك،
Sebahgian Ulama' yang A'rif berkata : "Sepatutnya bagi orang yang akan melaksanakan shalat dengan sempurna, mempersiapkan wudhu terlebih dahulu sebelum masuknya waktu sholat, ketika waktu sholat sudah masuk maka laksanakanlah shalat sunnah rawatib karena seorang hamba terkadang batinnya bercabang dan semangatnya terpisah pisah, sebab semisal berhubungan dengan orang lain dan masalah penghidupan yang menyebabkannya menjadi kotor, maka ketika mendahulukan sholat sunnah, hilanglah kotoran tersebut.
ثم يجدد التوبة عند الفريضة من كل ذنب عمله، ومن الذنوب عامة وخاصة،ويستقبل القبلة بظاهره والحضرة الإلهية بباطنه، ويقرأ قل أعوذ برب الناس، ثم يرفع يديه ويستحضر في تحرمه عظمة الإله وكبرياءه،
Kemudian ia memperbaharui taubat ketika akan melaksanakn sholat fardhu, taubat dari semua dosa yang telah dilakukannya baik dosa yang umum maupun dosa yang khusus, kemudian menghadap qiblat dengan dhahirnya dan menghadap hadratul ilahiyah dengan batinnya, Lalu membaca surat An-Nas, kemudian mengangkat kedua tangannya dan menghadirkan Keagungan Allah dan kebesaran Allah dalam takbirotul ihramnya.
MEMAHAMI MAKNA "AKBAR"
ويعلم أن معنى أكبر أنه أكبر من أن يتعاظمه شئ أو يكون في جنب عظمته، وليس معناه أنه أكبر مما سواه من المخلوقين إذ ليس له مشابه.
Dan seseorang juga perlu mengetahui
Makna Akbar, makna Akbar yang dimaksud yaitu:
1. Sesungguhnya Allah itu Maha Besar
daripada sesuatu yang Mengagungi-Nya
2. Sesungguhnya Allah itu Maha Besar dari
adanya sesuatu disisi Keagungan-Nya,
3.Dan makna Allahu Akbar itu bukan Allah lebih
besar dari yang lainnya daripada makhluk, karena tidak ada yang serupa dengan-Nya."
CARA MASUK DALAM SHALAT
وفي العوارف: سئل أبو سعيد الخراز: كيف الدخول في الصلاة؟ فقال: هو أن تقبل عليه تعالى كإقبالك عليه يوم القيامة، ووقوفك بين يديه ليس بينك وبينه ترجمان، وهو مقبل عليك وأنت تناجيه.
Disebutkan dalam kitab Al Awarif: "Abu Sa'id Al Kharaz ditanya: "Bagaimana caranya masuk dalam sholat ? Beliau menjawab : "Caranya adalah engkau menghadap Allah ta'ala sebagaimana engkau menghadap pada-Nya dihari kiamat, dan berdirimu dihadapan-Nya itu tidak ada penterjemah antara dirimu dan diri-Nya, Dia menghadapmu dan kamu bermunajat pada-Nya."
قال في الأربعين: الأصل ما معناه: ولا تقل الله أكبر إلا وفي قلبك ليس أكبر منه ولا تقل وجهت وجهي إلا وقلبك متوجه بكله إليه تعالى ومعرض عن غيره ولا تقل الحمد لله إلا وقلبك طافح بشكر نعمته عليك، فرح به ولا تقل إياك نعبد وإياك نستعين إلا وأنت مستشعر ضعفك وعجزك، فإنه ليس إليك ولا إلى غيرك من الامر شئ وكذلك في جميع الأذكار والأعمال.
Didalam kitab Al Arba'in disebutkan yang asal maknanya adalah: "Dan janganlah engkau mengucapkan "Allahu Akbar" kecuali di dalam hatimu tiada yang lebih besar dari-Nya, dan janganlah engkau mengucapkan "wajjahtu wajhiya" kecuali hatimu menghadap dengan keseluruhan kepada Allah ta'ala dan berpaling dari selain-Nya,
janganlah engkau mengucapkan "Alhamdulillahi" kecuali hatimu penuh dengan rasa syukur atas Nikmat-Nya kepadamu dan merasa senang dengan syukur tersebut,
janganlah engkau mengucapkan "iyyaka na'budu waiyyaka nasta'iin" kecuali engkau merasakan kelemahan dan kekuranganmu karena sesungguhnya tiada sesuatupun yang kembali kepadamu juga kepada selainmu (semua kembali pada Allah), Dan lakukanlah yang seperti itu dalam semua dzikir dan segala A'mal,
FAEDAH SURAT AL FATIHAH
Diriwayatkan Dari Nabi Shallallahu a'laihi wasallam, beliau bersabda, Allah taala berfirman: " Aku membagi shalat antaraku dan hambaku kepada 2 bagian,
1.Apabila hambaku mengucapkan:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ١
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang'
2. Allah berfirman:(مجدني عبدي)
"Hambaku mengangungkan Aku'
3.Dan Apabila ia mengucapkan:
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ٢
"Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam'
4. Allah berfirman:(حمدني عبدي)
"Hambaku memujiku'
5. Dan apabila ia mengucapkan:
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ ٣
"Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang'
6. Allah berfirman:(أثنى علي عبدي)
"Hambaku menyanjungku'
7. Dan apabila ia mengucapkan:
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ ٤
"Pemilik hari Pembalasan'
8. Allah berfirman:(فوض إلي عبدي)
"Hambaku menyerahkan urusannya kepadaku'
9. Dan apabila ia mengucapkan:
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ ٥
"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan'
10. Allah berfirman:(هذا بيني وبين)
"Ini Antaraku dan Hambaku'
12. Dan apabila ia mengucapkan:
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ ٦
"Bimbinglah kami ke jalan yang lurus'
13. Allah berfirman:
(هذا لعبدي، ولعبدي ما سأل)
Ini untuk Hambaku, dan untuk Hambaku apa yang ia mohon.
Semoga bermanfaat
حاشية إعانة الطالبين الجزء الاول ١٨٠-١٨١
Komentar
Posting Komentar