MENYEMBLIH "BISMILLAH" SAJA, TANPA "RAHMAN-RAHIM". BENARKAH DEMIKIAN?

MENYEMBLIH "BISMILLAH" SAJA, TANPA "RAHMAN-RAHIM". BENARKAH DEMIKIAN?

Saat menyembelih hewan, kita disunnahkan membaca "Bismillah". Terkait manakah yang lebih utama membaca lengkap dengan "Ar-Rahman Ar-Rahim" atau cukup "Bismillah" saja. 

Maka dalam hal ini ada 2 pendapat:

- Pendapat Madzhab Syafi'i
Tetap disunnahkan membaca lengkap: "Bismillahirrahmanirrahim". Walaupun dianggap cukup hanya dengan 'Bismillah" saja.

Alasannya: Penyembelihan itu justru dianggap sebagai bentuk kasih sayang Allah Swt.

فَفِي الذَّبْحِ رَحْمَةٌ لِلْآكِلِينَ، وَرَحْمَةٌ لِلْحَيَوَانِ، لِمَا فِيهِ مِنْ سُهُولَةِ خُرُوجِ رُوحِهِ
Rahmat untuk manusia karena hewan tersebut menjadi halal untuk dimakan.
Dan rahmat untuk hewan karena dengan menyebut sifat-sifatnya Allah justru memudahkan keluarnya ruh, sehingga hewan tidak merasa tersakiti.

- Pendapat Madzhab Maliki
Cukup membaca "Bismillah" saja, tidak perlu menambah "Ar-Rahman Ar-Rahim".

Alasannya: Penyembelihan adalah tindakan mematikan (ada unsur kekerasan fisik). Sedangkan sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim dianggap kurang pas disandingkan dengan aktivitas menyembelih.

وَالرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ اسْمَانِ رَقِيقَانِ، وَلَا قَطْعَ مَعَ الرِّقَّةِ، وَلَا عَذَابَ مَعَ الرَّحْمَةِ
Ar Rahman dan Ar Rahim adalah dua nama yang penuh kelembutan. Di mana ada kelembutan, maka tidak ada kekerasan, dan di mana ada kasih sayang, tidak ada siksaan.

Selain itu juga ada perbedaan hukum membaca bismillah:

(التَّسْمِيَةُ) فَهِيَ سُنَّةٌ عِنْدَنَا وَيُكْرَهُ تَرْكُهَا، وَعِنْدَ غَيْرِنَا وَاجِبَةٌ
- Madzhab Syafi'i: Hukumnya sunnah dan makruh apabila di tinggalkan. 
- Madzhab selain Syafi'i: Hukumnya wajib. 
Hasyiyah Al-Bajuri ala Fathil Qarib: 2/608.
Wal-Hasil:
Madzhab Syafi'i melihat penyembelihan sebagai ibadah penuh rahmat, sehingga perlu disebut sifat kasih sayang Allah. Sedangkan Malikiyyah melihat penyembelihan sebagai tindakan fisik yang keras, sehingga cukup menyebut nama Allah saja.

Sumber: Kitab Ianah Thalibin juz 2 hal 346.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Benarkah Arwah Orang-orang Mukmin Pulang Ke Rumahnya Setiap Malam ..?

CARA KIRIM PAHALA BACAAN AL-QURAN UNTUK SI MAYIT

Dihakimi sebagai ahli maksiat