Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

PARA WALI MENYANDANG BALA PADA ARBA MUSTAMIR

Gambar
Menurut Guru Zuhdi dan beberapa Guru lain yang pernah aku dengar, pada rabu terakhir bulan safar itu Allah tumpahkan 360.000 bala (320K dlm kitab Kanzun Najah) untuk stok 1 tahun kedepan. hanya saja, bukan diturunkan kepada masyarakat umum.. itu disaring dulu oleh para Wali Allah sebelum bala itu turun ke muka bumi. Jadi gini...  Pertama bala itu diturunkan kepada Rasulullah, kemudian diserahkan kepada Nabi Khidir sebagai pembimbing para wali, kemudian Nabi Khidir menyerahkan kepada wali Ghauts untuk disandang seberapa yang kuat, sisanya diserahkan kepada para wali Aqtab, kemudian sisa nya dibagikan lagi kepada para wali Qutub...  info sedikit, wali Qutub itu ada banyak, bukan cuma satu. diatas para Qutub ada Aqtab, pimpinan para Qutub. dan Aqtab ini isinya 3 orang, gelarnya dua Imam + satu Ghauts. dan Ghauts inilah pimpinan seluruh wali yang jumlahnya hanya satu. dan Ghauts ini juga yg biasanya punya gelar lain seperti Qutbul Aqtab, Qutbuz Zaman, Qutbul Akwan, Qut...

ULAMA WAHABI KIRIM TAHLIL PADA ORANG MATI

Gambar
ULAMA WAHABI KIRIM TAHLIL PADA ORANG MATI  Kena Mental Pakai Kitab Panutan Sendiri! ​Tak perlu repot-repot debat berbusa untuk membungkam kaum yang hobi teriak "Bid'ah!  Sesat! Syirik! Neraka!" Setiap kali melihat warga berkumpul kirim doa. Cukup sodorkan kitab karya ulama yang paling mereka dewakan sendiri: Syaikhul Islam Ibn Taimiyah. ​Senjata Makan Tuan: Ibnu Taimiyah—tokoh yang selalu dijadikan rujukan utama kelompok Salafi-Wahabi—justru mencatat keutamaan membaca tahlil dan menghadiahkan pahalanya kepada orang mati (Majmu’ Fatawa Juz 24 hlm 323). ​Logika yang Terbalik: Mereka sibuk kebakaran jenggot dan menuduh tahlilan sebagai "modifikasi ibadah wajib", padahal isi tahlilan murni amalan syariat: zikir La ilaha illallah, shalawat, doa, sedekah, dan silaturahmi. ​Panik Tanpa Argumen: Ketika disodori fakta literatur dari ulama panutannya sendiri, reaksi yang tersisa hanyalah amarah, rasa iri, dan teriakan vonis sesat tanpa dasar. ​"Katanya paling paham d...